Don't like don't read
Hanamizuki
Author
: minHa
Cast :
Super
junior member
Kim
kang hee
Length
: one shoot
-no plagiat-
story begin
-
Member
super junior tengah beristirahat setelah beraktifitas seharian ini. seperti
biasanya semua member berkumpul diruang tengah hanya untuk mendiskusikan
kegiatan mereka tidak terkecuali kang hee. Kang hee, iya dia keponakan dari
kangin yang juga seorang ELF. Dia diijinkan oleh leeteuk dan member lainnya
untuk tinggal bersama mereka. Kanghee yang juga fans dari hangeng sangat senang
ketika kangin memberitahunya jika dia boleh tinggal bersama mereka. Mengingat
kanghee tidak mempunyai siapa-siapa kecuali kelarga kangin. Ayah kanghee sudah
lama meninggal, ibu kanghee memilih untuk bekerja diluar negeri untuk
menghidupi keluarganya.
“hankyung
oppa eodi? Kenapa sudah selarut ini dia belum pulang juga?”ujar kanghee sambil
melihat kearah pintu. Berharap seseoang akan datang.
“kau
tidak perlu khawatir, tidak akan terjadi apa-apa pada oppa kesayangan mu itu”
ujar shindong sambil mengunyah makanan yang memenuhi mulutnya.
“ne, lagi
pula dia kan jago bela diri. Jadi kalaupun ada yang merampoknya dia pasti bisa
melawannya” ucap sungmin menambahkan.
Kanghee
yang sedikit khawatir dengan hankyung hanya bisa mengangguk pasrah dan
mengiyakan ucapan shindong dan sungmin.
Tidak
beberapa lama pintu pun terbuka. semua member menatap hankyung yang masuk
dengan langkah tidak bersemangat.
“annyeong~~”
sapanya. Kanghee berdiri dari duduknya
menghampiri hankyung.
“gwenchana
oppa? apa kau lelah?” kata kanghee
“gwenchana~”
ujar hankyung sambil tersenyum getir kearah semua member dan juga kanghee. Dia
pun meninggalkan member dan kanghee untuk menuju kamarnya. Semua member tidak
terkecuali kanghee menatap heran hankyung yang tidak seperti biasanya.
“ada
apa dengannya?” ujar semua member heran
****
Keesokan
harinya semua member mengawali hari mereka dengan aktifitasnya masing-masing.
tidak terecuali kanghee. Dia malah sedang asik memasak bersama ryeowook.
“waseo~~”
teriak kanghee setelah menyelesaikan masakannya. Semua member pun berhamburan
meninggalakan aktifitas mereka untuk menuju ruang makan. Merasa ada yang
kurang, kanghee pun menghitung satu persatu member.
“hankyung
oppa?” gumamnya
“dia
masih dikamarnya” ujar kyuhyun yang mendengar gumaman kanghee.
Ketika
kanghee ingin menyusul hankyung dikamarnya, tidak lama hankyung keluar dari
kamarnya kemudian menuju ruang makan. Dia pun duduk disamping kanghee yang
sudah menyiapkan sandwich di atas piringnya.
Saat
semua gaduh di ruang makan, hankyung hanya terdiam dan melahap makanannya.
Kanghee yang sadar akan hal itu pun menyikut lengan kangin pelan yang kebetulan
disampingnya agar dia menoleh kearah hankyung.
“yak
!! hyung, gwenchana?” tanyanya ketika dia tersadar jika hankyung sedang
melamun.
Entah apa yang sedang dipikirkannya belakangan ini. hankyung tersadar
dari lamunannya seketika hanya tersenyum kemudian menggelengkan kepalanya.
Setelah
makan selesai semua member termasuk
kanghee berkumpul diruang tengah. Kanghee duduk diantara sungmin dan kyuhyun.
sedang kyuhyun sedang asik memainkan game miliknya. Kanghee yang merasa ada
keanehan dalam diri hankyung pun menatap hankyung intens berharap dia menemukan
jawaban atas pertanyaannya tersebut.
“ada
yang ingin aku sampaikan pada kalian” ujar hankyung tiba-tiba. membuat semua
member menghentikan aktifitasnya dan beralih menatap hankyung.
“sebelumnya
aku benar-benar minta maaf pada kalian jika aku pernah ada salah dengan kalian”
ucapnya. Semua member masih terheran-heran dengan perkataan hankyung.
“aku,
aku sudah memutuskan untuk keluar dari super junior, mainhae” ucap hankyung
lalu menundukan kepalanya.
“kau
becanda, hahaha...” kata leeteuk disambung tawa member yang lain
“ani
hyung aku serius. Aku sudah memikirkan ini matang-matang. Dan ini jalan terbaik
yang harus aku ambil. Aku akan keluar dari super junior” sambungnya yang
kemudian membuat semua member diam. Tidak terkecuali kanghee.
“tapi
kenapa? kau mudah sekali bilang akan keluar dari super junior setelah sudah
hampir sepuluh tahun kita bersama. Kau lupa, bagaimana perjuangan mu untuk
menjadi trainee SM? Kau lupa betapa banyak fans mu diluar sana yang sudah
mendukung mu mati-matian? Membela mu dengan skandal-skandal yang pernah
beredar? Kau lupa itu eoh?” ucap leeteuk sambil menahan air matanya.
kanghee
yang tidak siap dengan hengkangnya hankyung beranjak dari duduknya dan
meninggalkan member menuju kamarnya. Dengan linangan air mata dipipinya kanghee
tersungkur dibalik pintu kamarnya. Dia tidak menyangka jika hankyung akan
meningglkan dirinya dan juga member yang lain.
“hyung~
pikirkan baik-baik. Jangan gegabah hyung. kau tega meninggalkan kami? kau tega
meninggalkan fans-fans mu, eoh?” ujar kyunhyun dengan suara paraunya.
“mianhae,
aku tidak bermagsud membuat kalian kecewa. Mianhe”
“jika
kau ada maslah, tolong jangan kau pendam sendiri hyung, apa kau sudah mlupakan
kami sebagai keluarga mu eoh?” kata-kata yesung membuat hankyung tidak bisa
menahan air matanya. airmata yang sedari tadi ditahannya kini mengalir deras
dari pelupuk matanya.
Begitu
pula member yang lain. Mereka sedih dengan keputusan hankyung. Hankyung yang
sudah lebih dari sudah sepuluh tahun bersama mereka kini harus pergi
meninggalkan mereka. Meninggalkan keluarga barunya diseoul. Keluarga yang
mengajarkannya berbagai banyak hal.
****
Kanghee
duduk ditaman dekat dorm super junior. Matanya menerawang jauh mengingat saat
hankyung untuk pertama kalinya memberikan kotak berisi sekuntum bunga mizuki
yang dia dapat ketika tengah berada dijepang.
“kau tau bagaimana filosofi bunga mizuki ini?” kata hankyung
dijawab gelengan oleh kanghee
“orang jepang bilang, bunga mizuki ini melambangkan
kekuatan, ketabahan, dan kesabaran. Aku ingin jika suatu saat nanti kau
menghadapi masalah, kau harus ingat akan bunga ini. jadilah seperti bunga ini.
bunga ini tidak terlalu cantik jika dilihat. Tapi filosofinya sangat berarti
untuk kita. Araseo?” ujarnya menjelaskan sambil jarinya menyentuk ujung hidung
kanghee. Kanghee hanya tersenyum kemudian mengangguk
Kata-kata
hankyung tentang bunga mizuki masih terngiang di kepala kanghee. Mungkin
hankyung benar, kanghee harus kuat menghadapi setiap cobaan termasuk cobaan
yang sedang dialami member super junior, dan dirinya. Tanpa terasa air mata
kanghee menetes membasahi pipinya.
****
Hari ini
begitu menegangkan bagi member maupun kanghee sendiri. Semua sudah berkumpul
didorm, Sungmin manunduk sambil menyembunyika airmatanya. Leeteuk sebagai
leader berusaha mengucapkan sesuatu kepada salah satu member sekaligus
keluarganya yang sedang berdiri dihadapan mereka. Kyuhyun dan ryeowook berdiri
disudut ruangan sambil menatap nanar satu sama lain. Shindong sang mood maker
tidak seperti biasanya yang selalu membawa keceriaan untuk super junior kini
hanya terdiam membisu.
Bagi
mereka ini adalah mimpi buruk. Mimpi yang tidak pernah mereka harapkan akan
menjadi kenyatan. Kangin yang biasanya cerewet kali ini hanya diam ditempatnya
sambil bertukar pandangan dengan donghae. Siwon merengkuh yesung sambil
menggoyang-goyangkan badan yesung berharap dia akan meresponnya.
“mianhe,
aku terlambat” ujar heechul yang baru saja datang “apa terjadi sesuatu selama
aku tidak ada?” tanya hecchul sambil menatap satu persatu member. tapi tidak
ada satupun member yang menjawab. Heechul menanggapi kebisuan member sebagai
kabar buruk.
“apa
yang terjadi sebenarnya? jawab aku!!” kata heechul sambil sedikit berteriak
kepada dongsaeng dan hyungnya.
“aku
akan pergi, mianhe”
Heechul
tersentak mendengarnya dan mencari member yang mengucapkan hal itu.
“apa
magsudmu, hankyung?” tanya heechul tak percaya
“mianhae,
aku memutuskan untuk keluar dari super junior” ucap hankyung tanpa ragu.
“wae?”
”Seperti
yang kalian tahu aku mengajukan gugatan kepada SM agar bisa berhenti dan keluar
dari Super Junior. Pengadilan telah memutuskan aku menang dalam perkara ini dan
aku..” Hangeng menghela napas, ”aku memutuskan untuk berhenti.”
“kenapa
harus seperti ini?” ucap heechul
“aku
benar-benar minta maaf Atas keputusan ku kali ini. aku sudah mempertimbangakan
semua kemungkinan yang akan terjadi dan inilah keputusan yang terbaik yang
harus aku ambil”
“masih
ada jalan lain hangkyung, tidak dengan meninggalkan kami seperti ini” kyuhyun
mulai angkat bicara. Semua member tersentak mendengar perkataannya “apa ini
arti super junior bagi mu? apa kau sudah melupakan keluarga mu? kau tau, ketika
aku terbaring lemah dirumah sakit karena kecelakaan yang menimpa ku beberapa
waktu lalu. dan membuat aku tidak bisa berkumpul bersama kalian dipanggung, saat
itu aku merasa sangat tersiksa hankyung. Aku merindukan kalian, aku merindukan
berada dipanggung bersama kalian. Apa kau tidak merasakan seperti ku ketika kau
keluar, pergi meninggalkan kami, hah!?”
“aku
tau, mianhae kyu dan semuanya. Heechul-ah mainhae. Tapi aku harus pergi” ujar
hangeng yang kemudian memeluk kyuhyun yang masih terisak. Semua member pun
memeluk hankyung dan kyuhyun.
“jangan
lupakan kami hyung” ujar ryeowook yang masih diam di sudut ruangan. Air matanya
kembali membanjiri pipi tirusnya. Hangeng yang sadar ryeowook masih berdiri
disudut ruangan pun menghampirinya kemudian memeluknya “tidak akan” ujarnya
“hyung,
kita saudara kan?” tanya donghae pada hangeng. Hangeng hanya tersenyum lalu
mengangguk dan sedikit mengacak rambut donghae.
“aku
pergi” sebelum beranjak hankyung memeluk heechul yang masih menyembunyikan
kesedihannya. Disusul leeteuk dan member lain. Hankyung pun melangkah
meninggalkan member.
Kaki
hankyung terhenti ketika dia melihat kanghee yang sedang berdiri sambil terisak
didepan pintu dorm. Dia menyaksikan semuanya. Dia tidak bisa membendung air
matanya yang sedari tadi ia tahan. Hankyung pun memeluk kanghee. Sedang kanghee
masih dalam tangisnya. Kemudian hankyung melepaskan pelukannya dan menggenggam
kedua tangan kanghee. Kanghee menunduk menyembunyikan tangisnya dari hankyung.
“heii,
uljima” katanya sambil menghapus air mata yang jatuh dipipi kanghee kemudian
menyuruhnya untuk menatap mata hankyung. Kanghee pun menurutinya dan kini
mereka bertatapan satu sama lain.
“kau
ingat kan apa yang pernah aku katakan kepada mu tentang bunga mizuki?” kanghee
mengangguk “bunga mizuki bukan bunga yang cantik, tapi dia mempunyai kekuatan. Walau
badai menerpanya, dia tetap berdiri. Kau juga harus seperti bunga itu. kau
harus kuat, kau tidak boleh cengeng. bagaimana pun cobaan yang menimpa mu kau
harus jadi bunga mizuki itu. tetap berdiri walau badai menerpa mu, arachi?” ujar
hankyung kemudian memeluk kanghee untuk
yang terakhir kalinya.
Hankyung
pun pergi meninggalkan mereka...
****
hari
telah berganti. Member super junior melakukan aktifitas mereka tanpa hankyung.
hari-hari kanghee pun berubah setelah kepergian hankyung. tidak ada lagi
beijing fried rice, tidak ada lagi hankyung yang selalu payah dalam mengucapkan
kosakata bahasa korea, tidak ada lagi prince of china, tidak ada lagi couple
hanchul. Semua berbeda, hanya kenangan yang masih tersimpan dalam benak kanghee
maupun member super junior.
Kanghee
tangah duduk di ruang tengah dorm sambil memutar video-video kenangannya
bersama hankyung dan juga member super junior. Kanghee tersenyum seketika
tertawa melihat video kekonyolan mereka. Tiba-tiba kanghee merindukan hankyung.
dia alihkan pandangannya kearah pintu dorm berharap seseorang akan datang.
berharap hankyunglah yang akan membuka pintu itu. kemudian dia menatap bunga
mizuki yang sengaja ia letakan dimeja.
“kau harus seperti bunga mizuki. Walapun badai menerpa mu
kau harus terus berdiri”
Kanghee
pun tersenyum mengingat kata-kata itu.
End-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar